Home / Islamik / Subhanallah, Ikan Yang Hidup Tanpa Air Diceritakan Dalam Surah Al-Kahfi, Bukti Kebenaran Kitab Al Quran Sebagai Kalam Allah SWT

Subhanallah, Ikan Yang Hidup Tanpa Air Diceritakan Dalam Surah Al-Kahfi, Bukti Kebenaran Kitab Al Quran Sebagai Kalam Allah SWT

Sejenis ikan yang mampu hidup di atas daratan yang kering dalam tempoh yang lama…

Seperti yang sudah diketahui berdasarkan ilmu pengetahuan yang ada dan yang dipelajari, ikan adalah haiwan yang memang hidup dalam air. Air adalah kehidupan bagi ikan. Tanpa air ikan akan m4ti dan pun4h. Namun, ternyata ada fakta mengejutkan bahawa ditemukan ikan yang boleh hidup di darat, bahkan dalam kurun waktu yang lama mencapai hitungan tahun.

Ikan hidup tanpa air, inikah ikan yang diceritakan dalam surah Al-Kahfi?

Sulit rasanya berfikir dengan logik bagaimana ikan boleh hidup tanpa air. Kerana pada dasarnya, habitat ikan adalah air. Ikan Lungfish (Protopterus Sp), adalah ikan yang diakui boleh hidup berhibernasi di darat, hidup tanpa air. Lalu, inikah rupa ikan itu? Inikah ikan yang diceritakan dalam surah Al-Kahfi?

Ibnu Abas menceritakan bahawa ia mendengar sabda Nabi Muhammad ketika Allah menanyai Musa siapakah yang paling berilmu. Musa menjawab bahawa ia yang paling berilmu. Mendengar jawaban Musa, Allah meminta ia pergi untuk menemui hamba-Nya yang saleh yang lebih berilmu daripadanya, dengan membawa seekor ikan dalam bekas. Allah bersabda kepadanya, bila nanti ikan itu menghilang, maka di situlah Musa akan bertemu hamba-Nya yang saleh.

Lalu Musa berangkat bersama murid sekaligus pembantunya iaitu Yusya. Ketika letih, mereka berdua memutuskan untuk beristirahat sejenak. Waktu itu, ikan yang dibawa olehnya tiba-tiba meronta lalu jatuh ke dalam air. Dan ikan itu kembali ke laut dengan cara yang aneh. Yusya yang menyaksikannya, terpukau pada kebesaran Allah hingga pada ia tertidur dan lupa menceritakannya pada Musa.

Setelah meneruskan perjalanan, Yusya menyampaikan tentang apa yang dilihatnya tadi. Mendengar hal itu, Musa segera menyadari sesuatu. Bahwa ia sebenarnya sudah berada di tempat hamba Allah yang saleh itu. Lalu mereka berdua memutuskan untuk kembali ke tempat peristirahatan mereka sebelumnya.

Ketika Musa dan Yusya tiba di tempat itu, yang mereka lihat adalah seorang hamba Allah dengan jubah putihnya. Lalu, Musa mengucapkan salam padanya. Kemudian Khidir menanyakan darimana Musa berasal dan siapakah ia. Musa mengatakan padanya bahwa ia memang bermaksud menemui Khidir, supaya Khidir mengajarkan padanya ilmu dan kebijaksanaan yang lebih kepadanya.

Dengan tegas Khidir memberi tahu Musa, bahwa ilmu yang ia miliki adalah kurniaan dari Allah yang diajarkan kepadanya, namun tidak kepada Musa. Dan sebaliknya, apa yang telah Allah ajarkan pada Musa, Khidir pun tak mengetahuinya. Kemudian Musa menyampaikan bahwa ia tak sabar untuk segera mengikutinya. Dan Khidir pun mengingatkannya, bahwa Musa tak boleh menanyakan apapun juga sampai hal itu dijelaskan padanya.

Pertemuan Musa dengan Khidir membuatnya lupa akan ikan yang hilang tadi. Ikan dalam surat Al-Kahfi ini yang diakui sebagai bukti kebesaran Allah yaitu ikan yang boleh hidup tanpa air. Jenis ikan ini mampu mengerong masuk ke dalam tanah. Cara yang aneh bagi seekor ikan. Apa yang terjadi pada ikan ini adalah bukti bahwa Allah Maha besar dengan segala kuasa-Nya. Yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Ikan yang hidup dengan cara yang aneh ini, inikah ikan yang diceritakan dalam surah Al-Kahfi? Inilah ikan yang menjadi saksi perjalanan Musa bertemu dengan Khidir. Jelaslah sudah, dalam ayat Al-Qur’an ini Allah memberi petunjuk pada mereka yang selalu memikirkan tentang kekuasan-Nya dan apa yang boleh Ia perbuat. Karena meragukan kuasa Allah dan firman Al-Qur’an. Wallahualam

Video bagaimana ikan ini boleh hidup tanpa air.

Sumber: Suara Media via My Sumber Maya

Apa pendapat anda? Sudah Baca, Jangan Lupa Memberi Komen, Like Dan Share Ya. Terima kasih!

Nusantara Morning Post menyajikan informasi sosial kemasyarakatan dan kebangsaan terkini. Video disini hanyalah sebagai referensi berbagai riset dan pengumpulan data seperti foto dan video dari berbagai sumber yang dikemaskini dalam bentuk entertainment. Kebenaran hanya milik Allah SWT.

الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ

“Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu” (QS. al-Baqarah: 147)

Rasulullah ﷺ bersabda :”Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala.” (HR. Al-Bukhari)

PERHATIAN: Pihak admin Nusantara Morning Post tidak akan bertanggungjawab langsung ke atas komen-komen yang diberikan oleh pembaca kami. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri.

Sila pastikan anda berfikir panjang terlebih dahulu sebelum menulis komen anda disini. Pihak admin juga tidak mampu untuk memantau kesemua komen yang ditulis di sini. Segala komen adalah hak dan tanggungjawab anda sendiri.

Dah baca, jangan lupa like, komen dan share Ya.

Jangan lupa untuk follow kami di newshubs24.com dan laman page kami untuk perkongsian lebih banyak berita terkini dan ilmu bermanfaat di;

https://www.facebook.com/cantikyangabadi

https://www.facebook.com/congcordei/

About admin

Check Also

P3rginya tokoh Ulama Dunia Islam Prof. Dr. Syeikh Yusuf Abdullah al-Qaradawi,إنّا لله وإنّا إليهِ رَاجعُون

Dunia Islam dikejutkan dengan pem3rgian tokoh Ulama Prof. Dr. Syeikh Yusuf Abdullah al-Qaradawi sepertimana yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published.